• Jelajahi

    Copyright © Swarasultra.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 1

    Iklan 2

    Korupsi

    98 Persen Jalan Provinsi Mulus Tahun 2030, Pahri Imbau Masyarakat Jaga Hasil Pembangunan

    Redaksi Swarasultra.com
    Jumat, 07 November 2025, 08.08.00 WITA Last Updated 2025-11-07T00:08:23Z

    Pemprov Sultra lewat dinas SDA dan Bina Marga, mempercepat pembangunan jalan provinsi yang ada di Kabupaten Konawe Selatan. (Foto : Istimewa)
    Swarasultra.com, Kendari - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDA dan BM) menetapkan rencana jangka menengah hingga 2030, pembangunan jalan provinsi mencapai 95–98 persen mantap. Untuk mencapai target tersebut, setiap tahun akan dilakukan peningkatan dan pemeliharaan jalan sepanjang 61 hingga 77 kilometer.

    Kepala dinas SDA dan BM Sultra, Pahri Yamsul mengatakan bahwa tahun 2025 ini pihaknya telah menangani sekitar 35 kilometer jalan provinsi.  “Tahun depan kami targetkan meningkat kurang lebih 75 kilometer. Dengan ritme itu, pada 2030 kami optimistis bisa mencapai kondisi jalan mantap di atas 95 persen,” terang Pahri di kantornya, Kamis (6/11/2025). 

    Meski begitu, ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan jalan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah. Peran aktif masyarakat dalam menjaga kualitas jalan juga sangat penting. Jalan provinsi umumnya dirancang dengan kapasitas beban 8–12 ton, sehingga jika sering dilalui kendaraan berat di luar ketentuan, umur jalan akan jauh berkurang.

    “Kami berharap masyarakat ikut berperan menjaga hasil pembangunan. Kalau jalan sudah diperbaiki tapi dilewati kendaraan di luar batas tonase, kerusakannya akan cepat terjadi. Perawatan dan kesadaran bersama menjadi kunci agar umur jalan bisa mencapai 20 tahun,” tutur Pahri.

    Pahri mencontohkan, perbaikan pada ruas Motaha–Alangga di kabupaten Konawe Selatan yang baru terealisasi sekitar 0,8 kilometer dari total panjangnya, secara langsung telah memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah pedalaman. Begitu pula ruas Lambale–Ronta sepanjang 3,6 kilometer dan Punggaluku-Kendari sekitar 1,8 kilometer yang menjadi prioritas lanjutan tahun depan. “Masih ada sekitar 330 kilometer jalan provinsi yang harus kami tangani. Tapi dengan kolaborasi antarpihak dan manajemen pembangunan yang tepat, kami yakin konektivitas Sultra akan semakin kuat,” pungkasnya.

    Program Jalan Mulus Antar Wilayah (Jamaah) merupakan bagian dari visi Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka yang menitikberatkan pada pemerataan pembangunan infrastruktur hingga pelosok daerah. Komitmen tersebut tercermin melalui arahan agar seluruh proyek jalan provinsi berorientasi pada asas manfaat jangka panjang, bukan sekadar penyelesaian fisik.

    Pemprov Sultra bertekad melanjutkan program ini secara berkelanjutan, sembari membuka ruang partisipasi masyarakat dan pelaku usaha dalam menjaga keberlangsungan infrastruktur yang telah dibangun. Dengan sinergi ini diharapkan menjadi urat nadi ekonomi daerah yang mampu menghubungkan sentra-sentra produksi dengan pasar, meningkatkan daya saing daerah, dan memperkuat posisi Sulawesi Tenggara sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia. (Adv)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini