• Jelajahi

    Copyright © Swarasultra.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 1

    Iklan 2

    Korupsi

    Lewat Seminar Hukum Pemilu, IKA FH UHO Dorong Peningkatan Literasi Hukum Politik Mahasiswa

    Redaksi Swarasultra.com
    Rabu, 15 Oktober 2025, 12.10.00 WITA Last Updated 2025-10-15T04:10:56Z

    IKA Fakultas Hukum kolaborasi dengan Fakultas Hukum UHO Kendari mengadakan Seminar Hukum Pemilu membahas revisi UU Pemilu, bertempat di Aula Fakultas Hukum UHO. (Foto : Swarasultra.id)
    Swarasultra.com, Kendari - Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (IKA FH UHO) bekerja sama dengan Fakultas Hukum UHO sukses menggelar Seminar Hukum Pemilu, di Aula Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Selasa (14/10/2025).

    Seminar Hukum Pemilu ini mengangkat tema “Membaca Arah Politik Hukum Pemilu Melalui Revisi Undang-Undang Pemilu dibuka secara resmi oleh Plt Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., L.L.M. 

    Kegiatan ini diharapkan dapat  menambah wawasan dan literasi mahasiswa terkait pemahaman praktis tentang dinamika hukum dan dunia politik. 

    Ketua IKA Fakultas Hukum, Baron Harahap SH. MH menyampaikan pentingnya peran alumni dalam mendukung pengembangan literasi mahasiswa. “Kami sangat senang dapat kembali membersamai kegiatan fakultas. Ajang seperti ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperluas wawasan mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia politik dan menjadi bagian dari penyelenggara pemilu di masa depan,” kata Baron pada Selasa (14/10/2025).

    Praktisi hukum Sultra ini menyatakan bahwa keterlibatan alumni dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen IKA Fakultas Hukum dalam mendukung kemajuan mahasiswa, baik di bidang akademik maupun profesional. “Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin agar hubungan antara alumni dan fakultas terus terjalin kuat,” ujarnya.

    Sementara itu, Plt Rektor Universitas Halu Oleo, Dr. Herman menegaskan pentingnya pemahaman yang utuh terhadap kebijakan hukum mulai dari perumusan hingga dampaknya di lapangan.“Selama ini kita sering terfokus pada formulasi dan eksekusi kebijakan hukum, namun jarang membahas bagaimana pelaksanaannya dan apa dampaknya bagi masyarakat,” kata mantan dekan Fakultas Hukum UHO Kendari. 

    Ia menambahkan, seminar hukum ini sebagai langkah positif yang bisa menjadi model kolaborasi akademik dan praktisi hukum dalam menyiapkan generasi muda yang lebih kritis, adaptif, dan siap berkontribusi di bidang hukum maupun politik nasional.

    Dengan kolaborasi tersebut, UHO dan IKA Fakultas Hukum diharapkan dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja dan pemerintahan. 

    Seminar hukum pemilu ini menghadirkan narasumber luar Sultra yakni Dr. Titi Anggraini, S.H., M.H., seorang akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia sekaligus Dewan Pembina Perludem, memaparkan materi berjudul “Quo Vadis Revisi UU Pemilu. Dalam pemaparan materinya, Titi menekankan pentingnya reformasi regulasi pemilu agar lebih adil, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika politik nasional.

    Selain itu, turut hadir Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tenggara, Suprihaty Prawaty Nengtias, S.P., M.P., yang membahas praktik penyelenggaraan pemilu di tingkat daerah, serta Ketua Bawaslu Sultra, Iwan Rompo, S.Sos., M.Si., yang menyoroti aspek pengawasan dan penegakan hukum pemilu.

    Dari kalangan akademisi UHO, Dr. Sahrina Safiuddin, S.H., L.L.M., turut menyampaikan pandangan mengenai tantangan penyelenggaraan pemilu nasional dan lokal di tengah perubahan politik dan hukum yang dinamis.

    Kegiatan yang berlangsung selama lebih dari dua jam itu dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, serta para alumni Fakultas Hukum UHO, dan mendapat apresiasi atas terselenggaranya forum ilmiah yang memperkaya wawasan hukum dan demokrasi di kalangan civitas akademika. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini