• Jelajahi

    Copyright © Swarasultra.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 1

    Iklan 2

    Korupsi

    Administrasi dan Akademik Lengkap Jadi Persyaratan Ikut Wisuda di STMIK Bina Bangsa

    Redaksi Swarasultra.com
    Senin, 13 Oktober 2025, 17.15.00 WITA Last Updated 2025-10-13T09:15:20Z

    Ketua STMIK Bina Bangsa Kendari, Ir. Faizal Aris saat diwawancarai sejumlah awak media. (Foto : Istimewa)
    Swarasultra.com, Kendari - Pihak kampus Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Bangsa Kendari, merespon dengan bijak terkait konten di media sosial (Medsos) soal adanya mahasiswa yang belum dapat mengikuti wisuda tahun ini. 

    Ketua STMIK Bina Bangsa Kendari, Ir. Faizal Aris, mengklarifikasi dengan menjelaskan kondisi sebenarnya. Menurut dia, bagi mahasiswa yang belum ikut wisuda diakibatkan oleh beberapa faktor. Yaitu ketidaklengkapan syarat akademik dan pelunasan administrasi juga harus terdaftar di Forlap Dikti. 

    Persyaratan terakhir ini, lanjut Faisal, merupakan tahapan yang wajib dilakukan sebelum pengajuan Penomoran Ijazah Nasional (PIN) ke LLDIKTI.

    "Jadi setiap mahasiswa yang akan diwisuda harus memenuhi beberapa syarat utama, yaitu syaratnya mahasiswa tersebut sudah terdaftar, telah menyelesaikan akademik, mahasiswa tersebut telah melunasi seluruh biaya administrasi. Setelah data itu terpenuhi, data mereka kami ajukan ke LLDIKTI untuk penarikan PIN Ijazah," tegas Faizal kepada sejumlah awak media di kampus STMIK Bina Bangsa Kendari, Senin (13/10/2025). 

    Ia pun menegaskan bagi mahasiswa yang belum memenuhi salah satu syarat tersebut secara otomatis tidak dapat mengikuti prosesi wisuda. "Kemarin ada beberapa mahasiswa yang belum sempat kami wisuda karena tidak memenuhi syarat tersebut. Kalau ada yang belum diwisuda, maka ke kampus saja untuk kami berikan solusi," paparnya. 

    Faizal ikut menyayangkan rumor yang beredarnya di media sosial tentang adanya penundaan wisuda, salah seorang mahasiswa tanpa melakukan konfirmasi dan klarifikasi langsung ke pihak kampus atau yayasan.

    "Setelah saya cermati postingan tersebut, saya analisa sepertinya mahasiswa tersebut masih memiliki tunggakan administrasi, itulah alasan kenapa kami belum mengikutkannya wisuda," terangnya. 

    Terkait wisuda yang telah dilakukan pada 6 Oktober 2025, Faizal meluruskan bahwa pihak kampus telah mengeluarkan pengumumkan kepada mahasiswa untuk segera menyelesaikan kewajiban akademik dan administrasi sejak Februari 2025. Bahkan pengumuman kegiatan wisuda ini disampaikan melalui mading kampus dan juga grup angkatan mahasiswa masing masing.

    Sementara soal pembayaran, pihaknya secara tegas telah mengingatkan seluruh mahasiswa agar mengikuti prosedur resmi. Bahkan pihak kampus juga menyarankan kepada seluruh mahasiswa soal hal hal yang bersifat akademik dan administrasi, pembayaran uang kuliah wajib dilakukan di rekening yayasan dan tidak melalui perantara-perantara. 

    "Di luar rekening yayasan tidak menjadi tanggung jawab kami atau pengelola," tegasnya. 

    Ketua STMIK Bina Bangsa Kendari, Ir. Faizal Aris pun berharap bagi mahasiswa yang mengalami hambatan dengan agenda wisuda agar segera datang langsung ke kampus supaya bisa mendapatkan solusi, ketimbang menyebarkan informasi yang belum tentu jelas kebenarannya. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini