Swarasultra.com, Kendari - Festival Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) tahun 2025 menjadi langkah strategis Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka dalam mengendalikan angka stunting sekaligus mengembangkan UMKM olahan ikan. 
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat kunjungi PPS Kendari. (Foto dok Pemprov Sultra)
Kegiatan GEMARIKAN berlangsung di Papalimba Water Tourism Lapulu, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Kendari, pada Sabtu (15/11/ 2025) malam yang dibuka Wakil Gubernur Hugua mewakili Gubernur Sultra Andi Sumangerukka.
Festival ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi ikan bagi kesehatan dan kecerdasan anak.
Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Srikina, menjelaskan bahwa Festival GEMARIKAN 2025 merupakan bagian dari komitmen strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis sumber daya laut serta memperkuat budaya konsumsi ikan sebagai bagian dari pola hidup sehat.
"Menumbuhkan minat masyarakat, khususnya generasi muda agar menjadikan ikan sebagai menu utama harian, serta memperkenalkan produk olahan ikan lokal yang kreatif, higienis, dan bernilai ekonomis tinggi," kata Srikina dalam laporan panitia.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan mendorong partisipasi UMKM perikanan dalam memperluas pasar produk olahan ikan, memperkuat edukasi gizi melalui lomba, demo masak, pameran, dan penyuluhan, serta membangun kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program nasional peningkatan konsumsi ikan.
Kegiatan yang diikuti 200 peserta dikemas dalam berbagai agenda seperti cooking class by Chef Odi, local music, fun zumba, lomba ranking 1, edukasi gizi ikan hingga demo pengolahan ikan sehat.
Sementara itu, di sisi lain, stunting menjadi perhatian Gubernur ASR, sebab kurangnya asupan gizi terutama protein. Di sisi lain masih banyak orangtua memberikan anaknya makanan instan. “Ikan adalah sumber protein yang paling aman dan paling tinggi. Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki sumber daya hayati perairan yang sangat potensial. Karena itu konsumsi ikan harus kita dorong terus-menerus," tegas Wagub Hugua membacakan sambutan Gubernur ASR saat membuka Festival GEMARIKAN 2025.
Konsumsi ikan masyarakat Sulawesi Tenggara saat ini mencapai 43,8 kilogram per kapita, menjadikan Sultra sebagai provinsi dengan konsumsi ikan tertinggi kedua di Indonesia. "Angka ini jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 25,31 kilogram per kapita. Ini kabar baik, tetapi kita tetap harus waspada karena stunting bisa mengintai apabila orang tua lengah,” tegasnya.
Festival GEMARIKAN sejalan dengan astacita Presiden Prabowo, terutama terkait penciptaan lapangan kerja, hilirisasi, dan peningkatan industri lokal. Program ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan visi misi Gubernur ASR-Hugua menjadikan Sultra yang Aman, Sejahtera dan Religius. (Adv)
› Gubernur Sultra
› Pemprov Sultra
› Sultra
› UMKM
Lewat Festival GEMARIKAN 2025, Gubernur ASR Kembangkan UMKM Olahan Ikan dan Atasi Stunting
Lewat Festival GEMARIKAN 2025, Gubernur ASR Kembangkan UMKM Olahan Ikan dan Atasi Stunting

Komentar
Redaksi Swarasultra.com


