• Jelajahi

    Copyright © Swarasultra.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan 1

    Iklan 2

    Korupsi

    Indosat dan Komdigi Perkuat Ekosistem Registrasi eSIM Digital Berbasis Biometrik

    Redaksi Swarasultra.com
    Rabu, 15 Oktober 2025, 17.49.00 WITA Last Updated 2025-10-15T09:49:06Z

    Indosat bersama Komdigi menggelar Live Biometric Demo untuk layanan prabayar dan proses registrasi (self-register) eSIM di Gerai IM3 Jakarta. (Foto dok Indosat)
    Swarasultra.com, Jakarta - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menggelar Live Biometric  Demo untuk layanan prabayar dan proses registrasi (self-register) eSIM di Gerai IM3 Jakarta. Penerapan teknologi biometric ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk  memperkuat pengalaman digital yang semakin nyaman, aman, dan modern bagi seluruh pelanggan.  

    Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Edwin Hidayat Abdullah, menyatakan Komdigi mendukung penuh langkah Indosat untuk menghadirkan kemudahan akses digital bagi masyarakat. Melalui penerapan sistem yang  telah memenuhi standar. "Kami optimis bahwa ekosistem telekomunikasi di Indonesia dapat menjamin keamanan publik. Pemerintah akan terus mendorong pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas layanan digital di tanah air," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/10/2025). 
     
    Senada dengan itu, Reski Damayanti, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, bagi Indosat, keamanan dan kenyamanan pelanggan merupakan prioritas utama. "Kami mendukung langkah Pemerintah dan siap berkolaborasi untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan optimal demi kepentingan pelanggan dan kemajuan industri," benernya. 
     
    Melalui kegiatan demo bersama Komdigi ini, Indosat menunjukkan kesiapan teknologi dan infrastruktur untuk mendukung registrasi biometrik yang aman dan praktis. Saat ini, sistem biometrik tersebut telah mulai diimplementasikan pada berbagai layanan pelanggan. Penerapan registrasi biometrik ini mengacu pada standar keamanan internasional ISO 30107- 3, mencakup proses digital mulai dari validasi nomor pelanggan (MSISDN) dan Nomor Induk  Kependudukan, hingga pengambilan foto wajah (self-photo), verifikasi liveness detection, serta pencocokan wajah (face recognition) dengan data DUKCAPIL. 

    Dengan tingkat  kecocokan wajah setidaknya 95%, sistem ini memastikan keabsahan identitas pelanggan sekaligus menekan risiko penyalahgunaan data pribadi. 
    Tidak berhenti di situ, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat  keamanan dan kepercayaan pelanggan, sejak Agustus 2025, Indosat juga menghadirkan  fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, sebuah sistem yang mampu mendeteksi serta mencegah  pesan dan panggilan berisiko secara real-time di dalam jaringan. Fitur ini didukung oleh teknologi AIvolusi5G, kombinasi kecanggihan AI dengan jaringan 5G milik Indosat yang responsif, adaptif, dan relevan. 

    Tidak berhenti di situ, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat  keamanan dan kepercayaan pelanggan, sejak Agustus 2025, Indosat juga menghadirkan  fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, sebuah sistem yang mampu mendeteksi serta mencegah  pesan dan panggilan berisiko secara real-time di dalam jaringan. Fitur ini didukung oleh teknologi AIvolusi5G, kombinasi kecanggihan AI dengan jaringan 5G milik Indosat yang responsif, adaptif, dan relevan. 

    Melalui fitur ini, Indosat berkomitmen melindungi pelanggan dari potensi kejahatan digital sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem telekomunikasi yang aman, terpercaya, dan berdaya saing. (Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini